PENGEMBANGAN USAHA

Setelah suatu usaha sudah berjalan, sering timbul pertanyaan apakah usaha ini perlu dikembangkan ? Kalau memang perlu dikembangkan, usaha apa lagi yang akan dilakukan ?

Untuk menjawab pertanyaan ini kita harus mengetahui dasar pemikiran untuk melakukan pengembangan usaha. Dasar pemikiran untuk melakukan pengembangan usaha adalah :

1. KONDISI INTERNAL PERUSAHAAN (MIKRO)
a. Posisi usaha dan perusahaan
b. Kemampuan usaha/ bisnis dan perusahaan
c. Kemampuan organisasi dan manajemen
d. Usaha belum optimal
e. Usaha mengalami kejenuhan
2. KONDISI EKSTERNAL PERUSAHAAN (MAKRO)
a. Keadaan pasar, konsumen
b. Keadaan persaingan
c. Kebijakan pemerintah
d. Keadaan perekonomian Nasional, internasional, lokal
e. Keadaan politik dan keamanan
f. Terdapat kemungkinan atau peluang usaha
g. Karena adanya suatu peristiwa tertentu

2. BENTUK DAN JENIS
Bentuk dan jenis pengambangan usaha, meliputi:
a. Pengembangan jumlah atau volume barang/ produk; dalam bentuk dan jenis produk yang sama. Misal: Jumlah penjualan tahun 2010 sebanyak= 1000 unit, untuk tahun 2011 menjadi sebanyak= 1500 unit.
b. Pengembangan produk lain; dalam satu arah. Misal: Usaha yang lama menjual kain kebaya dan kebaya jadi, sedangkan usaha yang baru menerima jahitan membuat kebaya.
c. Pengembangan produk yang berbeda dan pada arah yang berbeda. Misal: Usaha yang lama Peracangan, sedangkan usaha yang baru adalah bengkel sepeda motor
d. Pengembangan usaha sesuai dengan keahlian yang dimiliki. Misal: Ahli dibidang musik, mendirikan usaha menjual Peralatan musik, sedang usaha yang baru adalah mendirikan sekolah musik.
e. Pengembangan produk dalam satu arah. Misal : Usaha yang lama membuat pakaian (konveksi) untuk orang dewasa, sedangkan usaha yang baru selain membuat produk yang lama ditambah membuat pakaian untuk anak-anak, seprei, mukena.

Sri Indrawati, STIE Malangkucecwara Malang