Google Docs, belajar untuk (lebih) berkolaborasi (2 / 4)

Alias: Apa, kenapa, bagaimana Google Docs?

Google Docs adalah suatu layanan dari, *cough*, Google…

Layanan yg dimaksud adalah layanan aplikasi office yang disediakan sudah bukan dlm bentuk software tetapi layanan (1x,2x,…3x, yang ke-4x bakal dapat piring cantik!) membuat dokumen, spreadsheet, presentasi, dsb, via web. Sebetulnya ini adalah salah satu aplikasi SaaS (Software as a Service) dari sekian buanyakk yang ada saat ini, di lain kesempatan akan saya coba berbagi tentang SaaS. Google Docs sendiri merupakan salah satu aplikasi yang ditawarkan melalui Google Drive.

Kenapa Google Docs? Kenapa tidak tetap di M$ Office, LibreOffice, atau OpenOffice? Kenapa tidak menggunakan office yang lain diluar sana selain Google Docs? Kenapa masih berada disini membaca artikel ini tidak beranjak keluar membawa mobil jalan-jalan mencari hakim bekas pramugari cantik untuk diajak seli… *berhenti sejenak menghindari asbak melayang ke kepala*

Well, alasan pertama yang paling enak ditelinga adalah GRATIS. Alternatif lain cukup banyak yang meminta bayaran, atau kalaupun gratis masih disertai batasan-batasan tertentu sampai kita membayar lebih. Memang nikmat hidup dijaman serba duniawi…

Alasan berikut adalah kita tidak perlu khawatir kalau belum menginstall softwarenya, karena… memang tidak perlu menginstall software apapun (kecuali web browser terkini tentunya). Bayangkan repotnya bila rekan kita mengirim file ODT, waktu akan dibuka baru disadari kalau belum menginstal Open/LibreOffice?

Pernah mengalami saat mau presentasi ternyata flashdisk yang berisi file presentasi rusak akibat terjatuh kelantai, mengambil dengan tangan yang “salah” setelah sadar belum cuci tangan, menjatuhkannya kembali ke genangan air saat *BEEP* dikamar mandi? Saya tidak pernah, tapi saya harap anda paham maksud saya :). Bila kita buat dokumennya online maka tidak perlu khawatir filenya akan rusak akibat hal-hal bodoh yang terjadi pada flashdisk, … karena memang sudah tidak perlu flashdisk lagi.

Alasan lain, kita pasti pernah bekerja dalam team. Pernah merasakan repotnya mengirimkan dokumen via email untuk direvisi oleh 2, 3 orang atau lebih sekaligus dan kemudian diemail balik untuk kita rangkai kembali? Masih lebih mudah mengirimkan ratusan juta rupiah ke artis-artis dangdut…

Alasan terakhir, … GRATIS (karena enak gpp minta tambah lagi 😀 ). Dan fitur yang diberikan sudah cukup lengkap dibandingkan dengan alternatif-alternatif lain yang tersedia disana. Dan saya yakin masih bisa ditemukan alasan-alasan lain (yang dibuat-buat maupun yang dibulat-bulat).

Kalau begitu bagaimana agar kita bisa menikmati layanan ini? Ada beberapa hal yang harus dipenuhi:

  1. Memiliki akun GMail
  2. Memiliki Web Browser terkini (akan lebih baik bila menggunakan Google Chrome / Chromium)
  3. Konektivitas internet yang stabil (tidak harus cepat, tetapi stabil!)
  4. Kemauan untuk mencoba, berbagi dan berkolaborasi

2 thoughts on “Google Docs, belajar untuk (lebih) berkolaborasi (2 / 4)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *