Kriteria Dzikir menurut al-Quran

Muqaddimah

  1. Secara harfiyah dzikir bisa bermakna “ingat” atau “menyebut”
  2. Dalam istilah agama  kata Dzikir selalu digunakan dengan pengertian mengingat atau menyebut Asma Allah
  3. Judul ini saya angkat dlm rangka menambah wawasan ttg konsep dzikir dlm al-Quran, mengingat selama ini makna dzikir itu kita sempitkan hanya sebatas orang membaca lafadz-lafadz thayyibah saja.
  4. Padahal kalau kita mencermati dlm al-Quran  maka kita akan tahu bahwa sesungguhnya konsep dzikir jauh lebih luas tidk hanya sekedar seseorang menyebut asma Allah.

Makna dzikir dlm al-quran

Dzikir dalam al-Quran antara lain disebutkan sebagai berikut:

1. Dzikir dalam arti Shalat

  • Surat Thaha: 14

قل انني أنا الله لااله أنا وأقم الصلاة لذكري

“Sesungguhnya Aku Allah tidak ada Tuhan selain Aku maka sembahlah kalian akan Aku, dan dirikanlah shalat dlm rangka dzikir pada Ku”

  • Shalat yang bermakna dzikir adalah shalat yang dilakukn sesuai dengan tuntunan syari’ah. Shalat yang dilakukan dengan tulus dan bersih tanpa dicampuri unsur syirik dan menghadapkan diri kepada selain Allah
  • Shalat mempunyai keutamaan, karena dlm shalat seseorang mengingat ma’budnya dan hati serta lisan selalu sibuk utk itu dan dengan demikian akan mencegah diri seseorang dari perbuatan keji dan munkar. Allah berfirman:

AQIMI SHALATA INNA SHALAATA TANHA ANIL  FAHSYAI WAL MUNKAR

Dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat mencegah perbuatan fahsya dan mungkar


  • Shalat menjadi sangat penting dan tidak boleh ditinggalkan, Rasulullah saw bersabda :

MAN NASIYA SHALAATA FALYUSHALLIHA  IDZA DZAKARAHA FAINNALLAHA QAALA AQIMI SHALAATA LIDZIKRII

Barangsiapa lupa melaksanakan shalat maka hendaklah ia shalat apabila ia ingat ia belum shalat, maka sesungguhnya Allah berfirman dirikanlah shalat dalam rangka dzikir padaku

2. Dzikir dalam arti membaca al-quran

  • Di dalam Surat al-Hijr: 19 Allah berfirman :

“INNA NAHNU NAZZALNAA DZIKRA WA INNALAHU LAHAAFIDZUUN

Sesungguhnya Kami lah yang menurunkan al-Quran dan sesungguhnya Kamilah yang memeliharanya

  • Allah dan manusia memelihara kemurnian al-Quran dari manupulasi pikiran dan tangan manusia yang usil. Bagi manusia dgn diberi kemudahan untuk menghafal al-Quran
  • Bagi manusia mmemelihara al-Quran dengan cara mengaktualisasikan nilai-nilai Qurani dlm seluruh aspek kehidupan
  • Orang yang arif pasti akan menjadikan al-Quran sebagai penerangan, para ahli fikir menjadikannya sebagai petunjuk. Firman Allah Surat al-Nahl: 44

WA ANZALNAA ILAIKA DZIKRA LITUBAYINA LINNAAS MA NUZZILA ILAIHIM WA LAALLAHUM YATAFAKKARUUN

“Dan Kami turnkan kepadamu Al-Quran ,agar kamu menerangkan kepada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan”

  • Allah juga mengingatkan kita dengan keras dlm surat al-Maidah 44, 45 dan 47 :
  • Siapa yang tidak menggunakan al-Quran termasuk:
  • Orang KAFIR
  • Orang DZALIM
  • Orang FASIK

3. Dzikir dalam arti mencari ilmu

  • Allah berfirman di dalam surat AL-NAHL: 43

FASALUU AHLA DZIKRI INKUNTUM LAA TA’LAMUUN

“Tanyakan olehmu ahli dzikir jika kamu tdk mengetahui”

  • Ilmu sangat penting bagi kehidupan manusia
  • Manusia punya potensi mengembangkan ilmu
  • Orang berpengetahuan menduduki derajat yang tinggi
  • Orang berilmu dan tidak, berbeda tampilan
  • Allah menyiapkan sarana bagi manusia utk mencari ilmu pengetahuan.
  • Di dalam surat al-Nahl: 78 Allah berfirman :

WALLAHU AKHRAJAKUM MIN BUTUUNI UMMAHATIKUM LAA YA’LAMUUNA SYAIA, WA JA’ALA LAKUMUS SAM’A WAL ABSHAAR WAL AF’IDATA LAALLAKUM TASYKURUUN

“Dan Dia Allah yang mengeluarkan kamu dari perut-perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui apa-apa, dan Allah menjadikan bagi kamu  pendengaran, penghlihatan dan fuad agar kamu  bersyukur”

4. Dzikir dalam arti menyebut Asma Allah

  • Firman Allah dlm surat  al-Ahzab: 41

YA AYYUHAL LADZIINA AMANUU UDZKURULLAHA DZIKRAN KATSIIRA

“Hai Orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dzikir yang sebanyak-banyaknya”

  • Dalam ayat yang lain Allah berfirman:

FADZ KURISMA ALLAHA KATSIIRA

“Maka benutlah nama Allah dengansebutan yang banyak”

CATATAN PENTING

Ingat firman Allah

ومن أعرض عن ذكري فان له معيشة ضنكا ونحشرهم يوم القيا مة أعمي

WA MAN A’RADHA AN DZIKRII FAINNA LAHU MA’IYSYATAN DZANKA, WA NAHSYURUHUM YAUMAL QIAMATI A’MA

“Barang siapa yang berpaling dari dzkir (ingat) padaku, niscaya akan mengalami kehidupan yang sempit, Dan di hari kiamat akan dikumpulkan dlm keadaan buta”

14 thoughts on “Kriteria Dzikir menurut al-Quran”

  1. Subhanallah….Sungguh besar nikmat yang diberikan oleh Allah SWT…Dzikir saja bisa mendatangkan pahala dan bisa untuk menambah ilmu….

    A.2010.1.31473

  2. Alhamdulillah …. sesungguhnya Allah memberikan kebaikan yang sangat banyak kpd manusia, salah satunya melalui sarana dzikir ini. Kondisi manusia sekarang yang sering mengalami Gangguan mental atau depresi, perlu melakukan dzikir agar memperoleh ketenangan bathin…

  3. Assalammualaikum pakk…

    Dalam surat al-Nahl:78, dalam arti-artinya, ada kata-kata “Fuad” maksudnya apa tuh pak??

  4. terima kasih pak atas urainnya artikelnya di atas…..
    semoga menambah pahala bagi anda …

    saya mau tanya pak…
    cara melakukan dzikir yang paling benar itu gmn???
    trima kasih

  5. pak maaf mungkin saya nyakna agak laen….

    saya msh bingung tentang ibadah secara kusuk…
    maksudna gmn pak???
    kn banyak pendapat orang kalo ibadah/solat secara kusuk itu fikiran harus fokus k pada sang pencipta…
    tapi kn gak munafik jga pak setiap orang pasti pusa masalah n problem sendiri2… pasti mereka waktu solat gak menutup kemungkinan meraka memikirkn masalah mereka sendiri… apa kayak gt masih bisa d bilang solat yg kusuk pak????

    makasih sebelumna pak…

  6. assalamuallaikum wrb
    dzikir maknanya sangat dalam sekali pak.banyak manusia yang berdzikir tapi belum tau makna dan artinya sehingga dalam berdzikir masih perlu d biasakan untuk mengerti agar lebih menghayati makna2 dari itu semua.

  7. sepakat bangat bang, memang kebanyakan saudara2 kita senang hanya berucap tapi jarang menghayati ucapan dalam dzikirnya … perlu sekali upaya penanaman dan pemahaman yang lebih luas terhadap makna dzikir

  8. Shalat khusyuk adalah shalat yang dilakukan sesuai tata cara yang benar, mengikuti cara Nabi saw melaksanakan shalat, memang dianjurkan untuk berkonsentrasi penuh hanya mengingat Allah itu kalau bisa, tetapi kemampuan kita kan berbeda-beda. yang penting dijaga jangan sampai ketika shalat itu ingatan kita malah ke mana-mana. upayakan segera kembalikan pikiran kepada Allah

  9. Dzikir yang paling baik terutama dzikir dengan lafadh-lafadh asma’ul husnah itu adalah dengan memahami benar maknanya lalu dihayati dengan sungguh-sungguh, setelah itu yang paling penting adalah bagaimana ucapan-ucapan dzikir itu mempengaruhi perilaku manusia bahwa dia selalu berucap berperilaku sesuai ucapannya dalam berdzikir

  10. ws wr wb. maaf udah lama baru bisa membuka blog lg … pertanyaannmu tentang “fuad” dalam an Nahl: 78 itu berarti “aneka hati” demikian menurut Quraisy Syihab dalam tafsir Al-Mishbah. Dalam ayat ini Allah menjelaskan tentang alat-alat pokok mencari ilmu, ada alat materil yaitu telinga dan penglihatan, ada juga alat-alat immaterial yaitu akal dan hati.

Comments are closed.