Marketing in turbulence

Lingkungan bisnis yang semakin unpredictable seperti saat ini menuntut pelaku bisnis agar mempunyai intutif yang baik dalam mengenali perubahan yang terjadi. Pemasaran sebagai ujung tombak perusahaan mempunyai posisi yang strategis dalam mendukung keberhasilan perusahaan. Buku Chaotics yang ditulis oleh kotler ini memaparkan bagaimana menyikapi lingkungan bisnis yang selalu berubah tersebut dikaitkan engan cara berpikir pemasaran yang tidak hanya mengandalkan cara cara konvensional, melainkan dengan cara cara yang terkadang tidak konvesional.

Turbulence! Demikianlah Kotler menggunakan istilah yang sering anda dengar ketika pesawat yang anda tumpangi sedang berhadapan dengan awan pekat nan gelap dan andapun diminta mengencangkan kembali sabuk pengaman. Istilah turbulence dalam bisnis saat ini sering muncul sebagai kosakata baru yang menggambarkan bagaimana situasi bisnis saat ini. Turbulence berarti resiko meninkat seiring ketidakpastian yang terjadi.

Konsep 4P memang tidak terbantahkan kontribusinya dalam arsitektur program pemasaran demikian juga dengan STP selalu diperlukan guna kesuksesan strategi perusahaan. Namun dalam situasi bisnis yang turbulence konsep konsep tersebut perlu didesain ulang secara fleksible dan adaptif dengan situasi yang terjadi. Oleh karenanya pernah ada pengamat pemasaran yang secara ekstrim mengatakan bahwa teori pemasaran dikembangkan sebagai kelinci percobaan oleh para akademisi dalam ranah penelitian namun selalu gagal dalam ranah implementasi. Tidaklah salah dan tidaklah benar seluruhnya, penelitian memang saat sarat dengan kondisi stabil dan terprediksi sedangkan pada reality perubahan terjadi setiap saat. Dengan demikian apa yang merupakan hasil penelitian saat kemarin mungkin sudah menjadi tidak uptodate pada situasi terkini.

seperti yang dikatakan oleh Kotler berikut...And how are business leaders to deal with it? Because they must manage during times of greater turbulence, they need a system to make better decisions. They need a management framework and system to deal with chaos. They need a Chaotics Management System (pp.3)

Buku yang saya share dengan anda berikut ini paling tidak bisa memberikan pemahaman dan perluasan wacana bagamina mempersiapkan diri menghadapi situasi bisnis yang turbulence. Selamat membaca!

Chaotics: The Business of Managing and Marketing in the Age of Turbulence