….miris hati…(bagian 2)

qta ketemu di bagian ini……

meneruskan bagian 1 yang sdh saya tulis 6 bulan syusyah banget…idenya udah amburadul…. pergi gak tau kemana…..

Alhamdulillah ide itu kemudian muncul lg untuk meneruskan episode 1 di sepertiga sisa malam. Kembali ke cara-cara instan yang seringkali  dilakukan baik orang tua, remaja maupun anak-anak.

Mari qta renungkan kembali …. apa hasil yang akan diperoleh dengan cara instan ???  Popularitas sesaat…???  kekayaan sesaat ..??? kepandaian sesaat..??? Apa hal-hal yang bersifat sesaat seperti  itu yang qta kejar…????  Saya sgt yakin  bukan hasil sesaat yg qta harapkan…tp yang permanen, yang berkelanjutan..yang  bermanfaat untuk diri sendiri dan memberi manfaat yang luar biasa pula bagi orang-orang yg qta cintai

Come on guys…think it deeply…

Seandainya memang dengan cara instan (misalnya lewat contekan saat ujian) qta memiliki IP yang aduhai dan teman-teman  menganggap qta unggul…memang itu bisa membuat qta tegak berdiri …tapi sampai kapan…???? Pasti suatu saat teman qta akan mengetahui bahwa kemampuan qta jauh di bawah IP yang aduhai….Suatu saat pasti bekal IP dipake untuk melamar kerja juga cuma pepesan kosong…..nggak riil….

Apa kata orang yang merekrut pegawai pada saat menguji kemampuan riil calon pegawai dengan IP yang hampir 4 (misalnya). Ternyata kemampuan jauh dari IP yang diperoleh.

Lho….ini  salah yang memberi nilai atau sang calon pegawai memang memperoleh IP tinggi dengan cara-cara  instan????

Melalui tulisan ini saya mengajak teman-teman pembaca terutama adik-adikku mahasiswa, bahwa SUKSES dan keberhasilan  tidak mungkin diraih dalam waktu semalam…..SUKSES tidak mungkin dicapai dengan cara-cara instan, tetapi SUKSES harus melalui proses perjuangan dan pengorbanan yang tidak pernah henti, memerlukan waktu yang tidak sebentar dan semangat serta motivasi yang harus tetap menyala…….

Come On…..Keep Spirit…!!!!!