Mioma Uteri (2)

Tetapi 2 minggu setelahnya, saya berpikir kembali untuk mencari second opinion ke dokter spesialis kandungan lainnya. Setelah di-USG kembali, ternyata diameter miomku udah menjadi 7,4 cm, kaget juga begitu cepatnya pertumbuhannya. Apa penyebab cepatnya pertumbuhan miom??? Dokter langsung menyarankan untuk segera diambil, karena ditakutkan miomku tergolong ganas, sedangkan tumor bisa diketahui ganas tidaknya setelah diambil dan di-tes patologi.

Setelah berunding dengan suami, akhirnya keputusan mengambil miom dilakukan sabtu depan, dengan pertimbangan hari sabtu libur dan senin ada libur nasional, sehingga  ijin sakit tidak terlalu lama.

Hari H itu akhirnya datang juga, jantungku berdegup keras sekali….Rasa cemas dan takut itu tetap muncul, meskipun ini operasi kedua setelah caesar 2 tahun yang lalu. Perasaan takut akan mati karena operasi muncul, sehingga keringat dingin pun keluar. Setelah semua dipersiapkan, saya masuk ruang operasi pukul 07.30 wib, kurang lebih setengah jam ritual pra operasi dilakukan (yang saya tidak tahu apa itu), jam 08.30 tepat operasi dimulai, dimana saya sepenuhnya tidak sadar.

Dua jam setelahnya, saya mulai mendengar obrolan tim dokter tanda aku mulai siuman. Setelah proses pengambilan miom selesai, saya didorong keluar ruang operasi yang langsung disambut senyum sayang suami dan para kerabat yang menunggu saya selama proses operasi berlangsung.

Alhamdulillah operasi lancar, saya harus menginap di klinik 2 hari lagi untuk memulihkan kondisi tubuh. Banyaknya kerabat dan teman-teman tercinta yang menjenguk, bagaikan obat mahal, yang bisa mempercepat pulihnya kondisiku. Waktu pulang pun tiba, hasil dari tes patologi pun menyatakan miom bukan  tumor ganas, meskipun diameter miom tergolong besar, yaitu 7 cm (lebih besar dari bola tenes) sehingga tidak perlu tindakan lanjut.

Dalam perjalanan pulang, saya berpikir bahwa, teman-teman wanitaku harus tahu apa itu miom dan penyakit sejenisnya, sehingga at least mereka bisa mencegah timbulnya. Qta ketemu di artikel berikutnya untuk menjelaskan lebih detil penyakit-penyakit yang mengincar wanita dan cara pencegahannya.

2 thoughts on “Mioma Uteri (2)”

  1. sy jg didiagnosa multiple mioma yg ingin sy tanyakan mbak fera di operasi yg bagaimana ya? krn sy dianjurkan oprasi angkat rahim

  2. Maaf Mb Audrey baru buka blog lagi.
    saya tdk jelas operasi yg bagaimana, namun hanya miom aja yg diambil, tanpa mengangkat Rahim. Menurut dokter, miom saya bukan termasuk tumor ganas, yg dikhawatirkan akan mengganggu jiwa saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *