Belajar dari Kisah Nabi Ayub

Nabi Ayub tersohor dengan kesabarannya menerima ujian dari Allah SWT. Sampai Allah menyebutkan dalam Q.S Shad : 44 ” Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya).

Dikisahkan Nabi Ayub diuji Allah dengan hartanya, keluarganya dan badannya. Beliau termasuk orang yang kaya raya dan mendapat ujian hartanya hilang sehingga beliau menjadi orang yang fakir. Beliau ditinggal istri dan keluarganya, sehingga beliau merasakan kesunyian dan kesendirian. Ujian yang ke tiga beliau ditimpa penyakit seluruh tubuhnya. Dikisahkan sakit yang diderita beliau sangat mengerikan dari ujung kaki sampai ujung kepala. Sakit yang dideritanya cukup lama, sehingga beliau merasakan penderitaan dan menghabiskan waktu dan hari-hari nya sendirian .

Meski diuji sangat berat beliau tetap sabar, bersyukur dan beribadah kepada Allah SWT. Sampai suatu saat beliau mendapat perintah dari Allah untuk mandi dan minum air di salah satu mata air di gunung. Pada saat tegukan terakhir beliau merasakan badannya sehat dan sembuh atas ijin Allah SWT. Dikisahkan setelah itu Allah mengembalikan keluarganya sehingga Nabi Ayub tidak sendirian lagi. Allah juga memberikan kekayaan yang berlipat-lipat sehingga tidak menjadi fakir lagi.

Allah pasti akan memberikan imbalan dari kesabaran dan ketaqwaan seseorang, meski tidak langsung kelihatan di dunia, di akhirat pasti ada balasannya. Hikmah dari kisah seorang Nabi Ayub yang diuji dengan segitiga ujian berat membawa kesabaran dan ketaatan pada Allah SWT.

2 thoughts on “Belajar dari Kisah Nabi Ayub”

  1. diberi ujian sakit memang berat ya Mik.. seperti yang dialami anak kecilku.. semoga dengan adanya cobaan ini bisa membuat kami sekeluarga menjadi orang yang lebih baik lagi, tambah merunduk, tambah tawakkal dan selalu evaluasi diri.. Allah Maha Tahu segalanya..

Comments are closed.