MIS vs DSS vs EIS
Ketika saya kemarin membahas tentang Sistem Informasi, salah satu mahasiswa saya bertanya, “apa sebenarnya yang membedakan MIS, DSS dan EIS ?”.
Sebelum membahas lebih detail tentang mereka, sebenarnya sama saja pertanyaan ini “apa bedanya sedan, jip dan bis”. Mereka adalah mobil, dimana dibuat untuk keperluan yang berbeda. Dengan begitu, muncul-lah berbagai jenis mobil yang semakin banyak dan beraneka ragam. Mereka semua tidak bisa dibandingkan karena memang beda keperluan. Misal saja, “bagus mana sedan vs jip ?”.
Sedan memang bisa didisain mewah, nyaman untuk dikendarai, shock yang lembut. Akan tetapi, semua itu tidak berguna jika harus berkendara lewat sungai dan masuk hutan. Bis, didisain untuk dapat mengangkut orang dengan jumlah yang banyak tidak seperti sedan dan jip yang secara umum mempunyai kapasitas tidak lebih dari 4 orang.
MIS, DSS dan EIS, mereka semua adalah Sistem Informasi yang dibuat untuk keperluan yang berbeda. Saat ini semua perusahaan secara operasional mempercayakan sepenuhnya pada sistem komputer. Sistem tersebut dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan metodologi kerja setiap perusahaan.
MIS (Management Information Systems), adalah salah satu jenis utama dari sistem komputer karena sistem ini adalah kepala dari semua sistem lain dalam menjaga dan mengendalikan mereka. Secara umum pengguna utama dari sistem ini adalah karyawan khususnya bagian operasional. Sistem ini merekam dan mengelola data-data dasar dari perusahaan. MIS meng-integrasi-kan seluruh wilayah operasional. Laporan akhir hari, mingguan, bulanan dan akhir tahun, adalah laporan-laporan yang dihasilkan dari sistem ini.
DSS (Decision Support Systems). Berbeda dengan MIS yang secara umum digunakan oleh para karyawan operasional, DSS secara umum digunakan oleh para manajemen senior untuk membantu mengambil keputusan. Sistem informasi ini bekerja dengan membuat summary yang berasal dari MIS. Data-data historis dirangkum dan kemudian dimodelkan dan dianalisa sehingga si pengguna dapat mengambil keputusan cepat. Sebagai contoh, seorang manajer keuangan mempunyai uang yang sangat banyak. “Investasi apa yang paling menguntungkan?”. Dengan sekali klik, sistem dengan jenis DSS memberikan informasi cepat… 30% investasi ke $USD, 10% ke Reksadana, 41% membeli Saham xx, sisanya dalam bentuk Deposito. Bentuk laporan yang dihasilkan biasanya berbentuk grafik (chart) dan bersifat on-demand (kapan dibutuhkan). Perlu dipertimbangkan, pengambilan keputusan adalah proses penting yang melibatkan mempertimbangkan semua operasi besar, perkiraan, kegiatan, perencanaan dan pengelolaan berbagai fungsi.
EIS (Executive Information Systems). Berbeda lagi dengan semuanya, sistem informasi ini dirancang untuk para pejabat tinggi dalam perusahaan besar. Dengan fitur dan fungsi yang jauh lebih baik dari DSS, sehingga dapat digunakan oleh para eksekutif untuk membantu mereka dalam mengambil keputusannya. Bisa dibayangkan, Bill Gates dengan sebuah laptopnya yang terhubung ke EIS pada Microsoft dapat memutuskan berapa harga jual sahamnya, berapa kantor yang harus dibangun dalam saat bersamaan di waktu liburannya.
Perbedaan antara 3 sistem diatas terletak pada fungsi mereka. Fungsi utama dari MIS berkaitan dengan mengelola operasi internal dan dokumen. DSS membantu karyawan dalam membuat keputusan bahkan untuk tugas-tugas sehari-hari. EIS ini membantu para manajer tingkat senior dalam membuat keputusan serius yang sangat penting dan kritis. MIS dan dua sistem lainnya masih saling terkait karena MIS memegang semua dokumentasi yang digunakan oleh dua lainnya. Dengan cara yang sama, DSS dan EIS memang agak mirip yang keduanya berfokus pada pengambilan keputusan, dimana EIS mempunyai cakupan yang lebih luas ketimbang DSS.
Nah, yang paling penting lagi, DSS dan EIS tidak mungkin dapat dibangun bila MIS belum berhasil diimplementasikan secara baik dalam sebuah perusahaan.




Cukup Menarik Pak ….. Tapi kalau boleh komentar (Loh ini khan udah komentar qiqiqi)… Analogi yang Bapak sampaikan kurang tepat Pak. Yaitu analogi dimana pada saat Bapak menganalogikan tentang mahasiswa saya bertanya, “apa sebenarnya yang membedakan MIS, DSS dan EIS ?”DAN Bapak menganalogikan sebenarnya sama saja pertanyaan ini “apa bedanya sedan, jip dan bis” Nah tulisan ini bertentangan dengan akhir dari tulisan Bapak yaitu : ” Nah, yang paling penting lagi, DSS dan EIS tidak mungkin dapat dibangun bila MIS belum berhasil diimplementasikan secara baik dalam sebuah perusahaan.”" Berarti kalo kita menganalogikannya sama persis dengan tulisan Bapak maka Sedan dan JIP tidak mungkin di produksi apabila BIS belum bisa digunakan dengan baik.. Mohon Pencerahannya Pak.
@Yhuda, sebelumnya terimakasih atas kritisasinya. Memang kalau dipikir-pikir, analoginya kurang tepat. Tapi yang saya maksud begini, untuk sederhana saja, kalau saya bicara mobil, yang terlintas dipikiran teman-teman disini adalah mobil sedan, sebagai rancangan dasar mobil. Sehingga, jenis-jenis mobil lain, sebenarnya hanya merubah disain sesuai dengan kebutuhan yang berbeda. Jadi, Bis, mobil balap, dsb baru diciptakan sebagai modifikasi dari sedan (asumsi saya sedan paling dulu diciptakan). Anyway, analogi yang saya sampaikan dikelas sudah cukup membuka pikiran mahasiswa non-teknis untuk bisa mengerti tentang jenis sistem informasi yang lain.
Ohhh Begitu ya Pak…. Bearti sayanya yang gak dong Pak.. heheheh Ok deh good luck ya Pak
pAK SAYA COMMENT PARAGRAF AWAL AJA, SAYA SUKA MOBIL YG SESUAI DENGAN KOCEK KELUARGA..HEHEHE
Saya cukup jelas dengan penjelasan MIS, DSS, EIS bapak diatas, karena pak Eddy mencontohkan dengan hal yang gampang dimengerti…kalau boleh jujur,,mata kuliah sistem informasi akuntansi kemaren saya benar-benar tidak mengerti sehingga asal aja ikut perkuliahan ,.. yang saya mau tanyakan apakah DSS hanya digunakan dalam perusahaan kecil..??apa tidak bisa dalam perusahaan besar?
karena
dari penjelasan di EIS digunakan pejabat tinggi dalam perusahaan besar?
@Ninda, sebenarnya DSS dan EIS bisa digunakan diberbagai jenis perusahaan, bisa kecil bisa besar. hanya saja kalau perusahaan kecil, biasanya belum memerlukan sistem informasi berjenis DSS apalagi, EIS.
kalo begitu mereka bukan dimisalkan bis, sedan dan jip dong pak… soalnya mnrut saya dr artikel di atas DSS & EIS g bsa digunakan tanpa ada MIS… nah, kalo bis, sedan dan jip kan bsa digunakan salah satu tanpa punya yg lainnya kn pak? jadi mnurut saya kesimpulan dr artikel di atas sdah jelas tanpa harus dimisalkan dg kndaraan2 tadi pak… hehehehe
@Alhon, iya bener atas sarannya…
Pek Edi, udah kangen baca tulisan pak edi yang baru, lagi sibuk yah pak, saya orang IT juga, belasan tahun berjibaku dengan urusan IT, tapi setiap baca tulisan pak edi, semuanya jadi lebih sederhana, menyenangkan untuk dianalisa dan dibaca, mudah mudahan Tuhan selalu memberikan kesehatan untuk pak edi dan keluarga agar terus berkarya dan membagi ilmunya dengan kita, saya yakin banyak orang dibelantara digital ini yang kangen ma tulisan pak edi. terimakasih.
kalau gitu MIS itu bisa kita sebut dengan master donk?
tapi apakah dampak kalau MIS ini sedang rusak atau trouble?apakah memberi efek pada EIS dan DSS
@Given, sebagian besar data yang digunakan pada EIS/DSS adalah dari MIS. jadi kalau MIS tidak akurat/trouble, tentu akan berdampak pada sistem diatasnya.
Dengan membaca tulisan ini, semakin memahami bahwa MIS ,DSS, dan EIS memiliki fungsi yang sama tetapi berbeda pengimplementasiannya, dan ketiganya saling berkaitan membentuk sistem yang solid , tidak terpisah.
MIS ,DSS, dan EIS memiliki fungsi yaitu supaya seseoramg dapat tepat dan tidak salah di dalam mengambil keputusan, namun penggunaan MIS ,DSS, dan EIS juga tidak sepenuhnya memberikan hasil yang baik dalam perusahaan, seperti kasus kegagalan EIS di selandia baru
jadi kunci utamanya disini adalah dari MISnya terlebih dulu ya pak.
jika kita sudah menjalankan MIS dengan bak, maka tidak menutup kemungkinan DSS dan EIS akan dapat berjalan dengan baik juga..