Mengapa home industri lebih kuat ?

persaingan dunia usaha yang semakin ketat membuat pengusaha selalu mencari dan mencari terobosan baru yang memungkinkan untuk memenangkan persaingan tersebut. Ada cerita dari teman tentang kesuksesan seorang pengusaha garmen yang tiba-tiba harus gulung tikar hanya karena ada seorang karyawannya yang tidak suka mengenai kebijakan perusahaan.Meski hanya satu orang namun orang tersebut mempunyai kemampuan komunikasi yang baik sehingga mampu mempengaruhi karyawan yang lain untuk melakukan demo minta kenaikkan gaji, akhirnya karena perusahaan tidak mampu memenuhi tuntutan karyawannya maka perusahaan tersebut tutup. sehingga aset berupa gedung dan peralatan garmen tersebut tidak dipergunakan lagi.

Dalam perkembangannya pengusaha ini tetap bertekad untuk membuka usaha , tentunya usaha yang masih ada hubungannya dengan perusahaan sebelumnya yaitu perusahaan garmen.

Pada suatu hari dia ketemu sama teman yang punya pengalaman berbisnis dan dari pertemuan tersebut ada cerita yang menarik mengenai perusahaan-perusahaan rumahan di negara China.

Mengapa produksi China murah?

Mengapa usahanya tangguh ?

Dari cerita teman dapat disimpulkan bahwa :

  1. Murah, karena yang dikerjakan adalah salah satu komponen produk artinya sudah terspesialisasinya kemampuan (skill).
  2. Dilihat dari biaya tentunya lebih murah. kalau diperusahaan-perusahaan besar pada umumnya ada biaya pengawasan, biaya lembur, kesejahteraan dll, tentunya dengan memanfaatkan home industri tersebut biaya-biaya dapat dihindari
  3. Perusahaan China tangguh karena sifat usahanya banyak yang home industry, yang dilihat dari biaya tentunya lebih murah. kalau diperusahaan-perusahaan besar pada umumnya ada biaya pengawasan, biaya lembur, kesejahteraan dll, tentunya dengan memanfaatkan home industri tersebut biaya-biaya dapat dihindari.
  4. Hampir semua penduduk di negara China bekerja, meskipun usia sudah lanjut. selama mereka masih mampu bekerja maka mereka akan bekerja ya…..karena bisa dikerjakan dirumah.

Dari sedikit jawaban ini, membuat pengusaha garmen untuk kembali mencoba dengan menggunakan konsep usaha di China. Dia mencari tenaga kerja yang ada keahlian di garmen untuk membuat produk dan dikerjakan dirumah, bermula dari sini maka perusahaan garmen yang dulu dia tekuni bangkit kembali  menjadi perusahaan yang kecil yang sangat tangguh dan mempunyai omzet yang lebih besar dibanding dengan perusahaan yang dulu yang pernah  dia miliki, meski besar tapi sebenarnya sangat beresiko.