MANFAAT PENSIUN BAGIAN 2

 

Manfaat Pensiun

Manfaat pensiun adalah pembayaran secara berkala yang dibayarkan kepada peserta pada saat pensiun sesuai dengan peratuan Dana Pensiun.

 

Manfaat pensiun dapat dibedakan menjadi 4, yaitu:

1.      Pensiun normal.

2.      Pensiun dipercepat.

3.      Pensiun cacat.

4.      Pensiun ditunda.

 

1.     Manfaat Pensiun Normal (Normal Retirement)

Manfaat pensiunnormal adalah manfat pensiun yang dibayarkan kepada peserta pada saat peserta memasuki usia pensiun normal.

 

Peraturan batas usia pensiun normal satu Negara dengan Negara lain tidak sama, dan di Indonesia bahkan antara instansi satu dengan instansi lain bisa berbeda. Misalnya  usia pensiun normal untuk militer, dan pegawai negeri sipil 56 tahun, sedangkan untuk guru usia 60 tahun, dan dosen usia 65 tahun. Peraturan batas usia pensiun bisa berubah sesuai dengan kebutuhan. Tetapi di banyak Negara umumnya batas usia pensiun normal pada usia 60 tahun.

 

2. Manfaat Pensiun Dipercepat (Early Retirement)

Manfaat pensiun dipercepat adalah manfaat pensiun yang dibayarkan kepada peserta sebelum memasuki usia pensiun.

Seorang karyawan/pegawai bisa mengajukan pensiun sebelum memasuki usia pensiun normal. Hal ini bisa disebabkan karena alasan kesehatan, perusahaan mengurangi karyawan dengan batas usia tertentu, atau alasan lainnya. Walaupun demikian, ada aturan seorang pegawai bisa mengajukan pensiun dipercepat, misalnya usia 50 tahun atau 10 tahun sebelum masa pensiun normal, dan masa kerja sudah mencapai 20 tahun. Dalam kasus perusahaan mengurangi pegawai dengan batas usia tertentu (misalnya yang berusia 40 tahun ke atas), ketentuan tersebut tidak berlaku. Manfaat pensiun yang diterima peserta pensiun dipercepat tentunya berbeda (lebih kecil) daripada manfaat pensiun yang diterima peserta pensiun normal.

 

3. Manfaat Pensiun Cacat (Disable Retirement)

Manfaat pensiun cacat adalah manfaat pensiun yang dibayarkan kepada peserta pensiun karena cacat.

 

Pensiun cacat tidak ada korelasinya dengan usia seorang pegawai, tetapi lebih disebabkan karena peserta mengalami cacat phisik tetap sehingga peserta tidak mampu melaksanakan tugas. Peserta pensiun cacat berhak menerima manfaat pensiun yang dihitung berdasarkan formula seperti peserta pensiun normal. Masa kerja diakui seolah-olah mencapai masa pensiun normal, tetapi penghasilan dasar pensiun ditentukan pada saat peserta mengalami cacat permanen.

 

4. Pensiun Ditunda

Pensiun ditunda adalah hak atas manfaat pensiun bagi peserta yang berhenti bekerja sebelum usia pensiun normal, yang pembayarannya ditunda sampai batas usia pensiun normal sesuai peraturan Dana Pensiun.

 

Peserta yang mengikuti Program Pensiun Manfat Pasti, apabila berhenti bekerja setelah menjadi peserta minimal 3 tahun dan belum mencapai usia pensiun dipercepat, berhak menerima pensiun ditunda yang besarnya sama dengan jumlah yang dihitung berdasarkan rumus pensiun bagi kepesertaannya sampai saat karyawan yang bersangkutan berhenti.

Peserta Dana Pensiun yang menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti apabila berhenti bekerja setelah menjadi peserta minimal 3 tahun dan belum mencapai usia pensiun dipercepat, berhak atas jumlah iurannya sendiri dan iuran pemberi kerja serta hasil pengembangannya yang dipergunakan untuk memperoleh pensiun ditunda.

Bagi peserta yang berhenti bekerja dan memiliki masa kepesertaan kurang dari 3 tahun, berhak menerima secara sekaligus jumlah iurannya sendiri ditambah bunga yang layak.