SISTEM PEMBAYARAN BERBASIS WARKAT (PAPER BASED)

Pembayaran Nontunai
Pembayaran nontunai terutama yang berbasis warkat sudah dikenal luas baik untuk pembayaran di dalam negeri maupun di luar negeri. Seperti penggunaan warkat untuk inkaso, kliring atau pembayaran non tunai lainnya. Tetapi akhir-akhir ini, yang paling pesat perkembangannya yaitu pembayaran berbasis kartu dan elektonik. Kedua instrumen pembayaran tersebut menyedikan fasilitas yang semakin lengkap, sesuai kebutuhan masyararakat pengguna.
Bermula dari penggunaan debit card yang meluas di masyarakat, kemudian diikuti credit card. Perkembangan terakhir yang semakin banyak penggunaannya yaitu uang elektronik (e-money) terutama untuk pembayaran yang jumlahnya kecil.

Jenis-jenis Pembayaran Nontunai
a.    Berbasis warkat (paper based).
b.    Berbasis kartu (card based) dan elektronik (electronic based).

Instrumen Pembayaran Berbasis Warkat
Warkat adalah surat berharga yang dikeluakan oleh suatu bank sebagai instrumen penarikan dana nasabah yang memiliki fasilitas Rekening Giro/Rekening Koran.
Instrumen berbasis warkat yang umum digunakan perbankan antara lain:
a.    Cek;
b.    Bilyet Giro;
c.    Nota Debet;
d.    Nota Kredit.

1. Cek
Cek adalah surat perintah pembayaran tidak bersyarat untuk membayarkan sejumlah uang yang tertulis pada cek kepada orang yang namanya tertera pada cek.

Ciri-ciri Umum Cek:
a.    Tidak dapat dibatalkan.
b.    Dapat dibayar secara tunai dan pemindahbukuan.
c.    Pencairan dana dapat dilakukan dalam tenggang waktu 70 hari sebelum dan sesudah tanggal penarikan.
d.    Dapat dipindahtangankan dengan cara endorsemen.

Jenis-jenis Cek
a.    Cek atas unjuk/pembawa, merupakan cek yang dibayarkan kepada orang yang menunjukkan/membawa cek tersebut.
b.    Cek atas nama, merupakan cek yang dibayarkan kepada orang yang namanya tertera pada cek tersebut.

Ciri-ciri Cek atas unjuk:
a.    Item bayarlah kepada (nama dan nomor rekening) dikosongkan.
b.    Item pembawa tidak dicoret.

Ciri-ciri Cek atas nama:
a.    Item bayarlah kepada diisi dengan nama perorangan/perusahaan atau nomor rekening.
b.    Item pembawa dicoret.

2. Bilyet Giro
Bilyet Giro adalah surat perintah pembayaran bersyarat kepada bank penerbit agar memindahbukukan sejumlah dana kepada pihak penerima yang nama dan nomor rekeningnya disebutkan, pada bank penerima dana.

Ciri-ciri Bilyet Giro
a.    Dapat dibatalkan oleh tertarik setelah lewat waktu 70 hari dari tanggal efektif;
b.    Tidak dapat diambil secara tunai, melainkan hanya dapat dipindahbukuan ke rekening penerima.
c.    Tidak dapat dipindahtangankan dengan endorsemen.

Jenis-jenis Bilyet Giro
Bilyet giro ditinjau dari jenisnya ada 2, yaitu:
a.    Bilyet Giro untuk setoran atau tarikan kliring
Bilyet giro jenis ini mempunyai ciri-ciri bahwa bank penerbit dengan bank penerima dana berbeda, tetapi berada dalam satu kota (satu wilayah kliring).
b.    Bilyet Giro untuk inkaso keluar atau inkaso masuk
Pengertian Inkaso adalah suatu layanan perbankan dalam jasa penagihan yang dilakukan oleh cabang pembayar (cabang bank di mana nasabah mengajukan permohonan inkaso) kepada pihak yang tertagih melalui cabang bank tertagih (cabang bank di mana dana nasabah ditarik) yang berada di luar wilayah kliring.
1)    Warkat Sendiri
Bilyet Giro yang diterima berasal dari bank penerbit yang sama, tetapi letak kota bank penerbit berada di luar wilayah kliring dengan bank penerima dana.
Ciri-cirinya:
•    Nama bank penerbit sama dengan nama bank penerima dana;
•    Letak kota bank penerbit berada di luar wilayah kliring dengan bank penerima dana.
2)    Warkat Bank Lain
Bilyet giro yang diterima dari bank penerbit yang berbeda bank penerima dana, dan letak bank penerbit berada di luar wilayah kliring.
Ciri-cirinya:
•    Bank penerbit berbeda dengan bank penerima dana.
•    Letak bank penerbit berada di luar wilayah kliring dengan bank penerima dana.
3)    Pemindahbukuan
Bilyet giro yang diterima bank penerima  satu cabang dengan bank penerbit.

3. Nota Kredit
Nota Kredit adalah warkat yang digunakan untuk membayar sejumlah dana pada bank lain atau nasabah yang menerima warkat tersebut.

4. Nota Debit
Nota Debit adalah warkat yang dipergunakan untuk menagih sejumlah dana pada bank lain untuk dimasukkan ke rekening nasabah bank yang menyampaikan warkat tersebut.

2 thoughts on “SISTEM PEMBAYARAN BERBASIS WARKAT (PAPER BASED)”

    1. Maaf baru buka. Cek yg tidak bisa dbatalkan maksudnya begitu cek diberikan orang lain sudah bisa diuangkan oleh yg bersangkutan. Kita sudah tidak bisa membatalkan.

Comments are closed.